Platform terpadu untuk analisis dan informasi risiko bencana berbasis air guna mendukung kesiapsiagaan masyarakat.
Indonesia memiliki 99.000+ km garis pantai yang rentan terhadap berbagai ancaman bencana hidrometeorologi dan geologi.
Banjir pesisir akibat curah hujan ekstrem dan luapan sungai
Genangan air laut akibat pasang surut dan kenaikan muka air
Aktivitas seismik dari lempeng tektonik di zona subduksi
Gelombang dahsyat akibat gempa bawah laut atau longsor
Akses informasi, analisis risiko, dan panduan keselamatan dalam satu platform terintegrasi.
Analisis risiko bencana berdasarkan wilayah dan jenis ancaman secara instan.
Visualisasi zona risiko, jalur evakuasi, dan titik aman di wilayah pesisir.
Simulasikan skenario bencana berdasarkan curah hujan dan kondisi pasang laut.
Panduan lengkap sebelum, saat, dan setelah bencana untuk keselamatan Anda.
M 5.2, kedalaman 27 km, getaran III MMI di Sikakap. Belum ada laporan kerusakan, warga diimbau tetap waspada.
Pasang air laut maksimum 80-100 cm, jalan pantura terendam, aktivitas nelayan terhambat. Siapkan rencana evakuasi.
M 4.9, pusat 18 km Barat Daya Dompu, dirasakan III MMI. Kondisi relatif aman, tetap jaga kewaspadaan.
Rob pesisir utara (Mauk, Teluknaga) ketinggian 40-60 cm, akses jalan tergenang, tingkatkan kesiapsiagaan evakuasi.
Jangan tunggu bencana datang. Cek tingkat risiko wilayah Anda dan dapatkan rekomendasi keselamatan yang tepat.